Jumat, 07 Juni 2013

cintaku pada ibu pertiwi

berkalung senja diliput debu
sepi mengahadang, jalan merintang
sedang purnama muncul malu-malu
kembali pada fajar di pandang

meluput diri bercampur sepi
diam-diam terlungkup sekam
habis sudah tiap peri-peri
tak berarti pancasila jika diam

kitalah para pencari waktu
berjaga demi malam berbintang
berpijak kepastian wajah-wajah sendu
hilang pula lagak bangkong yang beruang

berpilin pada waktu
menghabiskan komentar pilu
diradio, ditivi, teronggok bau
politisi bicara, rakyat tertunduk malu

reformasi bukan sekadar angan
tapi nafas bagi sebuah perjuangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar