Jumat, 07 Juni 2013

cintaku pada ibu pertiwi II

kembali kepada waktu pagi
ditingkah cermai burung gereja
mengicaukan kepastian janji
kehidupan di pohon cemara

harga diri ialah harga mati
bagi setiap kepak di tepi khatulistiwa
juga ufuk cita-cita berperi
kesatuan kesadaran bersama

safar berlabuh jauh
ditengahnya ombak prahara
cinta berpeluh sauh
ibu pertiwi tempat semua bermula

bermuka-muka datang menjemputku
yang terbaring dibalik punggungmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar