Jumat, 15 Mei 2015

sekadar kenang


teruntuk J

malam masih menyisakan wajahmu
di ambang mataku
kala senja telah lama tertidur

mungkin akan kau mengerti
diamku bertanda cinta
peduliku kau berbahgia
walau yang kupunya
hambarnya tawa

maka akan ku lekaskan
perjalanan panjang menuju kebebasan
hingga saat fajar menyingsing
air mata telah mengering

bersama sepucuk surat
cintaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar