kucari kau ditengah remang
sepi memang
karena sunyi buatku meradang
pada kukungan besi sejuta batang
ingatkanlah aku pandang
yang gelap dan berbintang
yang melayangmengalirkan darah perang
peluh kurengkuh sedang
nyawa kutukar pedang
kuharap bukan buai awang
atau hanya terawang
karena waktu yang berbilang
tak menunggu aku pulang
dari mimpi dihari siang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar