Senin, 24 Desember 2012
Yang Belum Pergi dan Disesali
bolehkah aku berontak
dari kekang yang memaksa
tertunduk diam menjadi budak
berakhir patik dalam moksa
terakhir patik lihat engkau
dalam balutan kudung yang bersih
patik lihat orang sakaw
jauhlah panggang dari api
patik sadar, patik tahu
bahwa tiadalah anak dapat berkehendak
dalam tiran kutukan lalu
abadi terlekat dalam raga jiwa
patik tahu, patik sadar
bahwa diri sudah tak lagi bau
mohon parik, parik pudar
kehendak patik tak lagi baru
tak perlulah mengoceh banyak
patik sudah punya dua telinga
cukup mencerna kata yang terserak
muak penuhi dua telaga
cukup, tolong cukup
basa-basi tak lagi perlu
lidah kelu, tulang menelungkup
mambuang sampah telinga yang lalu
*NB:
akhirnya patik tahu, patiklah yang salah
maafkan aku, ibuku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar