aku mencari jiwa dimatamu
entah kerling keberapa yang kutilik
kubuka dan kuculik
untuk kudekap dalam mimpi
aku mencari cahya di senyummu
kala bulan malu kerana sinarnya
dan bintang merindu tiap kilaunya
di ujung senja
atau pematang fajar
karena kau adalah jiwaku
yang kubawa kumamah sehari-hari
dalam tiap jenak yang mungkin berarti
kala masa sudah abadi
kutunggu kau di perbatasan nanti